<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Informasi Dan Berita Terkini Setiap Hari &#124; Hariini.info</title>
	<atom:link href="http://www.hariini.info/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hariini.info</link>
	<description>Beragam Berita Menarik, Unik Dan Segar Dari Seluruh Indonesia Dan Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 10:28:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kuntoro: Masyarakat Butuh Bukti dari Janji</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/kuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/kuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 10:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh]]></category>
		<category><![CDATA[Janji]]></category>
		<category><![CDATA[Kuntoro]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2460</guid>
		<description><![CDATA[FX. Laksana Agung S &#124; Marcus Suprihadi &#124; Rabu, 22 Februari 2012 &#124; 14:30 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat tidak bicara soal anggaran dan penyerapan anggaran. Namun masyarakat bicara soal realisasi janji politik presiden saat kampanye pemilihan presiden. Demikian disampaikan Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto dalam pidato kunci pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>FX. Laksana Agung S | Marcus Suprihadi | Rabu, 22 Februari 2012 | 14:30 WIB
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com — </strong>Masyarakat tidak bicara soal anggaran dan penyerapan anggaran. Namun masyarakat bicara soal realisasi janji politik presiden saat kampanye pemilihan presiden. </p>
<p>Demikian disampaikan Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto dalam pidato kunci pada Lokakarya Aparat Pengawasan Intern Pemerintah di Jakarta, Rabu (22/2/2012). </p>
<p>&#8220;Ada janji buat irigasi, mana irigasinya. Ada janji bikin sekolah, mana sekolahnya. Ini yang dibicarakan pemerintah,&#8221; kata Kuntoro di depan inspektur jenderal kementerian dan lembaga. </p>
<p>Sehubungan dengan tuntutan rakyat tersebut, Kuntoro menegaskan, tugas aparat pemerintah adalah mewujudkan program pemerintah yang diturunkan dari visi-misi presiden. Dari sisi wilayah kerja inspektur jenderal, ini harus dimulai dari rencana aksi yang jitu. </p>
<div class="shr-publisher-2460"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fkuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html' data-shr_title='Kuntoro%3A+Masyarakat+Butuh+Bukti+dari+Janji'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fkuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fkuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html' data-shr_title='Kuntoro%3A+Masyarakat+Butuh+Bukti+dari+Janji'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/kuntoro-masyarakat-butuh-bukti-dari-janji.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raungan Mesin Mobil Kurang Disukai di Australia</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/raungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/raungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 10:18:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Disukai]]></category>
		<category><![CDATA[Kurang]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Raungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2458</guid>
		<description><![CDATA[Victoria, KompasOtomotif &#8211; Mobil dengan raungan mesin yang menggelegar kurang disukai masyarakat  Australia. Alasannya, selain memekakkan telinga, suara berisik itu menjadi gangguan lingkungan terbesar. Kesimpulan ini didapat dari data baru Biro Statistik Australia (BSA) setelah melakukan survei dan dirilis Caradvice.com, hari ini (22/2). Dari hasil survei BSA dengan usia responden mulai 18 tahun ke atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><strong>Victoria, KompasOtomotif</strong> &#8211; Mobil dengan raungan mesin yang menggelegar kurang disukai masyarakat  Australia. Alasannya, selain memekakkan telinga, suara berisik itu menjadi gangguan lingkungan terbesar. Kesimpulan ini didapat dari data baru Biro Statistik Australia (BSA) setelah melakukan survei dan dirilis Caradvice.com, hari ini (22/2). </p>
<p>Dari hasil survei BSA dengan usia responden mulai 18 tahun ke atas (populasi 5,8 juta jiwa), sebanyak 35 persen mengatakan bahwa pengemudi dengan mobil bising adalah masalah terutama dalam lingkungan sosial mereka.</p>
<p>Survei itu sejalan dengan laporan EPA (Environment Protection Authority) atau otoritas perlindungan lingkungan Australia, yang selama 2010-2011 lalu menerima 6.644 keluhan tentang kebisingan suara kendaraan bermotor. Jumlah itu meningkat 48 persen dibanding periode sebelumnya. Bahkan, tahun ini ada 386 jenis kendaraan ditangguhkan izin layak jalannya karena suara mesin melebihi batas.</p>
<p>Padahal, EPA  telah mengatur ketentuan batas suara mesin kendaraan bermotor. Untuk mobil produksi setelah 1983 tidak boleh melebihi 90 desibel, sementara mobil dan motor tua hanya sampai 100 desibel (mirip dengan volume mesin bor).</p>
<p>Selain kebisingan, BSA juga menyurvei mengenai gangguan terbesar ketika berada di jalan raya. Hasilnya, 34 persen koresponden mengatakan gangguan terbesarnya adalah cara mengemudi yang terlalu dekat atau menempel. Dan ini menempati urutan kedua terbesar. Dengan hasil dua  survei ini EPA akan memperketat pengujian tentang kendaraan dan proses untuk pengujian SIM di Australia.</p>
<div class="shr-publisher-2458"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fraungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html' data-shr_title='Raungan+Mesin+Mobil+Kurang+Disukai+di+Australia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fraungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fraungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html' data-shr_title='Raungan+Mesin+Mobil+Kurang+Disukai+di+Australia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/raungan-mesin-mobil-kurang-disukai-di-australia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orangtua Syaiful Mengadu ke Komnas HAM</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/orangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/orangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 10:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Komnas]]></category>
		<category><![CDATA[Mengadu]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Syaiful]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2456</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS/NELI TRIANA Syaiful Munif (13), siswa SD yang menjadi korban penganiayaan berat oleh rekannya, Amn (13), saat dijenguk Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Senin (21/2/2012). Kondisi Siaful sudah relatif stabil. JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan tunanetra, Kino (45) dan Nur Muidah (34), orangtua Syaiful Munif (12), yang merupakan korban penusukan berkali-kali oleh temannya sendiri, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><img src='http://www.hariini.info/wp-content/uploads/2012/02/wpid-1511373620X310.jpg' class='' width='480' height='239.612277868'/> KOMPAS/NELI TRIANA Syaiful Munif (13), siswa SD yang menjadi korban penganiayaan berat oleh rekannya, Amn (13), saat dijenguk Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Senin (21/2/2012). Kondisi Siaful sudah relatif stabil.
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com — </strong>Pasangan tunanetra, Kino (45) dan Nur Muidah (34), orangtua Syaiful Munif (12), yang merupakan korban penusukan berkali-kali oleh temannya sendiri, Amn (13), mengadukan nasib anak mereka ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Rabu (23/2/2012) siang ini. &#8220;Orangtua korban resmi mengadukan nasibnya kepada kami,&#8221; kata komisioner Komnas HAM Saharuddin Daming. </p>
<p>Menurut Saharuddin, saat ini opini publik mengarah pada sebuah kesimpulan bahwa pelaku penusuk Syaiful hingga delapan kali, Amn, adalah korban salah didik lingkungannya. &#8220;Orangtua Syaiful khawatir karena berkembang opini adanya imunitas bagi pelaku. Padahal, tindak pidana pelaku adalah kriminalitas yang amat sadis. Ada dugaan juga, tindakannya berencana,&#8221; katanya. </p>
<p>Saharuddin mengatakan, setidaknya ada empat pelanggaran yang dilakukan Amn, yaitu penganiyaan berat, percobaan pembunuhan berencana, pencurian, dan pelecehan atau tindakan yang tidak menyenangkan. Poin keempat merupakan penuturan ibu korban, Nur Muidah, yang mengaku merasa dilecehkan ketika Amn mencuri HP anaknya saat Syaiful tidak di rumah, Rabu (15/2/2012), padahal pelaku tahu dirinya ada di rumah. </p>
<p>&#8220;Hanya karena saya buta, pelaku merasa bebas saja masuk ke rumah dan mengambil HP anak saya,&#8221; kata Nur. </p>
<p>Hukuman bagi anak-anak atau remaja yang melanggar hukum memang ada tiga, yaitu dikembalikan kepada orangtua, diambil alih, dipelihara dan dibina oleh negara, serta dijatuhi sepertiga hukuman orang dewasa. </p>
<p>&#8220;Kalau dikembalikan ke orangtua, biasanya pidana ringan. Dibina oleh negara, pelanggaran yang mungkin tidak terlalu serius. Akan tetapi, kriminalitas sadis seperti ini layak dijatuhi hukuman setimpal,&#8221; kata Saharuddin lagi. </p>
<p>Meski demikian, Saharuddin paham jika memang proses hukum terhadap pelaku kejahatan yang masih di bawah umur prosedurnya berbeda. &#8220;Yang pasti jangan sampai korban malah dilupakan,&#8221; katanya. </p>
<div class="shr-publisher-2456"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Forangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html' data-shr_title='Orangtua+Syaiful+Mengadu+ke+Komnas+HAM'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Forangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Forangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html' data-shr_title='Orangtua+Syaiful+Mengadu+ke+Komnas+HAM'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/orangtua-syaiful-mengadu-ke-komnas-ham.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasir Bantah Salahgunakan Jabatan</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/nasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/nasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:50:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bantah]]></category>
		<category><![CDATA[Jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Salahgunakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2453</guid>
		<description><![CDATA[ARY WIBOWOAnggota Komisi III DPR M Nasir, saat mengunjungi bandara Halim Perdana Kusuma, untuk menjemput sepupuhnya, M Nazaruddin, yang Sabtu (13/8/2011) ini dikabarkan tiba di Indonesia dari Kolombia. JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat, M Nasir, menolak disebut menyalahgunakan jabatan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait kasus pertemuan dengan terdakwa M Nazaruddin di Rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><img src='http://www.hariini.info/wp-content/uploads/2012/02/wpid-0546548620X310.jpg' class='' width='480' height='240'/>ARY WIBOWOAnggota Komisi III DPR M Nasir, saat mengunjungi bandara Halim Perdana Kusuma, untuk menjemput sepupuhnya, M Nazaruddin, yang Sabtu (13/8/2011) ini dikabarkan tiba di Indonesia dari Kolombia.
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> — Politisi Partai Demokrat, M Nasir, menolak disebut menyalahgunakan jabatan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait kasus pertemuan dengan terdakwa M Nazaruddin di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Nggak. Saya cuma lihat adik saya. Ini cuma persaudaraaan saja. Karena saya abangnya, lihat adik saya saja,&#8221; kata Nasir sebelum diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPR, di ruang rapat Badan Kehormatan (BK) di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (22/2/2012).</p>
<p>Nasir dimintai tanggapan soal pernyataan BK bahwa Nasir diduga melakukan penyalahgunaan jabatan sebagai anggota Komisi III agar dapat menemui Nazaruddin di luar jam kunjungan.</p>
<p>Ketika diverifikasi awal oleh BK pekan lalu, Nasir mengaku hanya sekitar 30 menit menemui Nazaruddin di dalam rutan. Hal itu berbeda dengan fakta dalam rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa Nasir berada di rutan selama sekitar dua jam.</p>
<p>Ketika ditanyakan kembali mengenai hal itu, Nasir menjawab, &#8220;Saya nggak ingat. Nggak tahu saya. Saya nggak lihat jam.&#8221;</p>
<p>Seperti diberitakan, indikasi penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Nasir muncul setelah BK meminta keterangan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dan memeriksa sejumlah barang bukti.</p>
<p>Menurut pihak Kemenkum dan HAM, Nasir beberapa kali menemui Nazaruddin di luar jam kunjungan yaitu pada 25 dan 26 Desember 2011, 30 Desember 2011, dan 8 Februari 2012. Diduga pertemuan lebih dari empat kali lantaran pertemuan terakhir pada 8 Februari tak tercatat di buku tamu. Di dalam buku tamu, Nasir selalu menulis sebagai anggota Komisi III. </p>
<div class="shr-publisher-2453"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fnasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html' data-shr_title='Nasir+Bantah+Salahgunakan+Jabatan'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fnasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fnasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html' data-shr_title='Nasir+Bantah+Salahgunakan+Jabatan'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/nasir-bantah-salahgunakan-jabatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banjir, Aktivitas Belajar Lumpuh</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/banjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/banjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2450</guid>
		<description><![CDATA[PONOROGO, KOMPAS.com — Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri Bancar I, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, lumpuh total. Ratusan siswa tidak bisa belajar karena ruang kelas mereka terendam banjir dan tanah longsor, Rabu (22/2/2012) pagi. Para siswa yang tiba di sekolah akhirnya dimobilisasi untuk kerja bakti membersihkan ruang kelas masing-masing. Untuk kegiatan belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><strong>PONOROGO, KOMPAS.com — </strong>Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri Bancar I, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, lumpuh total. Ratusan siswa tidak bisa belajar karena ruang kelas mereka terendam banjir dan tanah longsor, Rabu (22/2/2012) pagi. </p>
<p>Para siswa yang tiba di sekolah akhirnya dimobilisasi untuk kerja bakti membersihkan ruang kelas masing-masing. Untuk kegiatan belajar ditiadakan karena kondisi sekolah yang tidak memungkinkan. </p>
<p>Kepala sekolah, Siswo Prasetio, mengatakan, untuk sementara sekolah diliburkan karena banjir masih menggenang setinggi lutut orang dewasa. </p>
<div class="shr-publisher-2450"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fbanjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html' data-shr_title='Banjir%2C+Aktivitas+Belajar+Lumpuh'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fbanjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fbanjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html' data-shr_title='Banjir%2C+Aktivitas+Belajar+Lumpuh'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/banjir-aktivitas-belajar-lumpuh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Kolong Jembatan Jadi Penguasa Jakarta</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/dari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/dari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolong]]></category>
		<category><![CDATA[Penguasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2448</guid>
		<description><![CDATA[Fabian Januarius Kuwado Tito Refra menunjukan lokasi penangkapan abangnya, John Refra Kei di Hotel C&#8217;One, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (22/2/2012) JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Nama John Refra Kei (42) sudah tidak asing lagi dalam catatan hitam aparat kepolisian. John Kei, demikian pria ini akrab disapa, kerap dikait-kaitkan dengan beberapa kasus pembunuhan hingga penganiayaan yang terjadi antar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><img src='http://www.hariini.info/wp-content/uploads/2012/02/wpid-1233273620X310.jpg' class='' width='480' height='240'/> Fabian Januarius Kuwado Tito Refra menunjukan lokasi penangkapan abangnya, John Refra Kei di Hotel C&#8217;One, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (22/2/2012)
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> &#8211; Nama John Refra Kei (42) sudah tidak asing lagi dalam catatan hitam aparat kepolisian. John Kei, demikian pria ini akrab disapa, kerap dikait-kaitkan dengan beberapa kasus pembunuhan hingga penganiayaan yang terjadi antar loyalisnya dengan kelompok lainnya. </p>
<p>John Kei juga pernah divonis delapan bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada tanggal 11 Agustus 2008. Saat itu, John Kei bersama adiknya, Tito Refra, terlibat dalam penganiayaan dua pemuda di Maluku. </p>
<p>Sebelumnya, John pun sempat dikaitkan dengan pembunuhan Basri Sengaji, tokoh Maluku lainnya, di Hotel Kebayoran Inn, Jakarta Selatan pada tanggal 12 Oktober 2004. Kendati demikian, perjalanan hidup John Kei terbilang pelik. </p>
<p>Meski tumbuh di keluarga yang berlatar kepolisian, John lebih memilih pergi dari rumah dan hidup mandiri dengan merantau. Dia bahkan pernah hidup di bawah kolong jembatan dan nyaris kelaparan karena tidak memiliki uang untuk membeli makanan. </p>
<p>Kabur dengan kapal barang John Refra Kei adalah anak kelima dari enam bersaudara. Saudara John lainnya terdiri dari tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan. John lahir di Tutrean, Pulau Kei, Maluku Tenggara, pada tanggal 10 September 1969. John lahir di sebuah pulau dengan kebudayaan masyarakat pesisir yang jumlahnya mencapai 200.000 jiwa. </p>
<p>Di pulau itulah, John tumbuh dan mengenyam pendidikan bersama kakak dan adiknya. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat disiplin. Ayahnya adalah seorang anggota Brimob sementara kakaknya sempat menjadi Kapolsek di salah satu wilayah di Maluku. </p>
<p>Ketika beranjak dewasa, John yang dikenal adiknya, Tito, sebagai sosok yang sangat keras dan penyayang itu memang kerap terlibat pertikaian. &#8220;Tetapi, kalau di keluarga dia sangat penyayang dan humoris. Asal jangan diganggu, dia bisa jadi orang paling jahat,&#8221; ungkap Tito dalam perbincangan dengan Kompas.com, Selasa (21/2/2012), di Rumah Sakit Polri Soekanto, Jakarta. </p>
<p>Tito menceritakan, ketika menginjak bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), tiba-tiba saja kakaknya itu memutuskan pergi dari rumah pada tahun 1986. &#8220;Itu pilihan hidup dia untuk merantau. Kami sekeluarga nggak keberatan karena dia laki-laki. Di adat kami, kalau laki-laki merantau sejauh-jauhnya tidak masalah. Dia bisa jaga diri,&#8221; kata Tito. </p>
<p>Saat itu, dengan pakaian seadanya, John yang baru berusia belasan tahun nekat pergi keluar Maluku menuju Surabaya dengan menumpang kapal barang. Begitu tiba di sana, John sempat tinggal di rumah pamannya. &#8220;Namanya numpang kan disuruh macam-macam. Disuruh cuci, ngepel, hahaha. Dulu dia ngepel juga lohh.. Tapi akhirnya kakak saya nggak betah dan kabur lagi,&#8221; ujar Tito. </p>
<p>John memilih hidup di jalanan tanpa tahu wilayah Surabaya. Kolong jembatan menjadi tempat favoritnya melepas lelah. &#8220;Tidur hanya beralaskan tanah saja di bawah jembatan itu,&#8221; katanya. </p>
<p><strong>Bertemu orang tua asuh</strong> </p>
<p>Ketika bergulat dengan dunia kelam di jalanan, John akhirnya bertemu dengan seorang pria bernama Benny yang akhirnya menganggap John layaknya anak. Menurut Tito, Om Benny, demikian ia kerap dipanggil, menjadi orang yang paling berjasa dalam hidup John Kei. Om Benny adalah pria asal Maluku yang sudah lama tinggal di Surabaya. Dengan Om Benny-lah, John akhirnya meninggalkan jalanan dan tinggal di rumah pria tersebut. </p>
<p>&#8220;Dia selalu bantu kakak saya. Sampai sekarang pun dia masih mau datang melihat kakak saya,&#8221; ucap Tito. </p>
<p>Setelah itu, John pindah ke Jakarta dan menumpang di rumah saudara Om Benny. Tepatnya di kawasan Berlan, Jakarta Pusat. John akhirnya mengubah namanya menjadi John Kei. &#8220;Nama asli kakak saya itu John Refra. Refra nama marga. Kei itu kampung halaman kami. Beliau memperkenalkan diri menjadi John Kei saat di Jakarta, mungkin supaya lebih mudah diingat saja,&#8221; papar Tito. </p>
<p>Di Berlan, John Kei muda yang pintar bergaul mulai menancapkan pengaruhnya kepada pemuda-pemuda di sana. &#8220;Tanya sama orang Berlan, ada nggak yang nggak kenal John Kei? Pasti tidak ada,&#8221; katanya. </p>
<p>Menurut Tito, kepintaran kakaknya yang paling menonjol adalah dalam menjaga hubungan. Hubungan pertemanan yang dibangun John Kei tidak pernah terputus dan selalu dibina. &#8220;Dari situlah dia bisa jadi seperti sekarang. Karena pintar jaga relasi,&#8221; ucapnya. </p>
<p>Selain itu, hal lain yang dikagumi Tito dari sosok John Kei adalah sifatnya yang tidak serakah. &#8220;Kalau ada rezeki dia selalu bagi ke saudara-saudara. Kalau ada yang minta tolong pasti dibantu tanpa perhitungan. Dia tidak serakah. Kalau mau serakah, seluruh Jakarta sudah bisa dikuasai,&#8221; katanya. </p>
<p>John Kei memiliki banyak loyalis yang jumlahnya mencapai belasan ribu anggota yang tergabung dalam Angkatan Muda Kei (Amkei) di Jakartaa. John juga adalah pendiri sekaligus ketua Amkei. John disebut-sebut memiliki kekayaan dari usahanya di bidang jasa pengamanan dan penagihan utang. </p>
<p>Namun, hal itu dibantah Tito yang menyebut kakaknya tidak memiliki perusahaan itu lagi. Perjalanan hidup John Kei saat ini kian dekat dengan kasus pidana lain. Pasalnya, John harus berurusan lagi dengan aparat kepolisian. Ia ditangkap dan ditahan aparat kepolisian pada Jumat (17/2/2012) malam di Hotel C&#8217;one, Pulomas, Jakarta Timur. Ia diduga sebagai otak pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI), Tan Harry Tantono alias Ayung (45) pada 26 Januari 2011 di Swiss-belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat. </p>
<div class="shr-publisher-2448"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fdari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html' data-shr_title='Dari+Kolong+Jembatan+Jadi+Penguasa+Jakarta'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fdari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fdari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html' data-shr_title='Dari+Kolong+Jembatan+Jadi+Penguasa+Jakarta'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/dari-kolong-jembatan-jadi-penguasa-jakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anas Ikut Pembahasan Anggaran Wisma Atlet di DPR</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/anas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/anas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Pembahasan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2445</guid>
		<description><![CDATA[Icha Rastika &#124; A. Wisnubrata &#124; Rabu, 22 Februari 2012 &#124; 14:59 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, disebut hadir dalam sejumlah rapat kerja antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Dewan Perwakilan Rakyat yang membahas penganggaran SEA Games 2011, termasuk anggaran wisma atlet SEA Games. Saat itu, Anas masih anggota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Icha Rastika | A. Wisnubrata | Rabu, 22 Februari 2012 | 14:59 WIB
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, disebut hadir dalam sejumlah rapat kerja antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Dewan Perwakilan Rakyat yang membahas penganggaran SEA Games 2011, termasuk anggaran wisma atlet SEA Games. Saat itu, Anas masih anggota Komisi X DPR. </p>
<p>&#8220;Saat itu Anas anggota Komisi X juga, beberapa kali hadir,&#8221; kata Menpora Andi Mallarangeng, yang juga mengikuti raker-raker tersebut. Andi bersaksi bagi Muhammad Nazaruddin, terdakwa kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/2/2012). </p>
<p>Di akhir persidangan, jaksa penuntut umum, Anang Supriyatna, memperlihatkan bukti berupa daftar kehadiran peserta raker-raker di DPR. Dalam daftar hadir tersebut, tertera tanda tangan Anas. </p>
<p>&#8220;Raker 13 April 2010, di sini Anas izin, 29 April 2010, di sini ada tanda tangan saksi (Andi). Dan di sini Anas juga hadir, 7 juni 2010, ada nama saksi, Anas izin, 6 September 2010, di sini ada saksi juga, 25 Oktober 2010, ada nama saudara (Andi) juga, 19 Januari 2011, Anas ngak hadir, sudah diganti,&#8221; papar Anang sambil memperlihatkan bukti kepada majelis hakim, Andi, dan kuasa hukum Nazaruddin. </p>
<p>Bukti-bukti kehadiran itu diakui Andi. Menurut Andi, dirinya memang kerap hadir dalam raker. Jika tidak, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharam, yang menggantikan Andi. Andi juga mengatakan, dalam raker pemerintah-DPR tersebut disetujui anggaran SEA Games, termasuk wisma atlet SEA Games, yang dimasukkan dalam APBN-Perubahan 2010. </p>
<p>Untuk proyek wisma atlet, dianggarkan Rp 200 miliar dari usulan semula Rp 416 miliar. &#8220;Usulan pertamanya, Rp 416 miliar, untuk wisma atlet. Itu usulan pertama, belakangan ada lagi usulan dari komite wisma atlet, pembangunan wisma atlet Rp 332 miliar. Belakangan, setelah kita minta supaya anggarannya lebih kecil lagi, usulan jadi Rp 250 miliar, di DPR jadi Rp 200 miliar,&#8221; ungkap Andi. </p>
<p>Dalam kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games ini, nama Anas turut disebut-sebut. Nazaruddin mengatakan, ada uang terkait proyek wisma atlet senilai Rp 2 miliar yang mengalir ke Anas. </p>
<div class="shr-publisher-2445"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fanas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html' data-shr_title='Anas+Ikut+Pembahasan+Anggaran+Wisma+Atlet+di+DPR'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fanas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fanas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html' data-shr_title='Anas+Ikut+Pembahasan+Anggaran+Wisma+Atlet+di+DPR'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/anas-ikut-pembahasan-anggaran-wisma-atlet-di-dpr.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pria Tampan Sistem Imunnya Lebih Kuat</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/pria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/pria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 09:01:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Imunnya]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Tampan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2443</guid>
		<description><![CDATA[Kompas.com- Wajah tampan memang menjadi magnet dalam menarik perhatian lawan jenis. Namun dibalik penampilan yang enak dilihat tersebut ternyata tersimpan kekuatan sistem imun dalam tubuh tubuh mereka. Dalam studi yang muat dalam jurnal Nature Communication disebutkan pria yang memiliki kadar hormon testosteron bukan cuma tampan tapi juga memiliki respon imun yang kuat. Secara alamiah wanita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><strong>Kompas.com-</strong> Wajah tampan memang menjadi magnet dalam menarik perhatian lawan jenis. Namun dibalik penampilan yang enak dilihat tersebut ternyata tersimpan kekuatan sistem imun dalam tubuh tubuh mereka.</p>
<p>Dalam studi yang muat dalam jurnal Nature Communication disebutkan pria yang memiliki kadar hormon testosteron bukan cuma tampan tapi juga memiliki respon imun yang kuat. Secara alamiah wanita memang lebih tertarik pada pria gagah karena itu juga menunjukkan status kesehatan yang baik.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan Fhionna Moore dari Inggris itu dilakukan dengan melibatkan 74 pria Latvia berusia awal 20 tahun. Para partisipan studi itu diambil contoh darahnya sebelum dan setelah melakukan vaksinasi hepatitis B. </p>
<p>Vaksin itu akan merangsang produksi antibodi melawan virus. Kemudian para peneliti mengukur level antibodi dan juga level testosteron dan hormon kortisol. </p>
<p>Kemudian 94 wanita Latvia yang berusia 20 tahunan diminta menilai ketampanan para pria tersebut dalam skala 10 sebagai nilai paling tinggi. Selanjutnya hasil pilihan para wanita itu dikaitkan dengan kadar antibodi dan level hormon para pria itu.</p>
<p>Ternyata, pria yang kadar testosteronnya tinggi relatif berwajah tampan dan memiliki respon imun yang kuat. Jadi, bukan cuma modal wajah yang ganteng tapi juga kesehatannya lebih prima.</p>
<div class="shr-publisher-2443"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fpria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html' data-shr_title='Pria+Tampan+Sistem+Imunnya+Lebih+Kuat'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fpria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fpria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html' data-shr_title='Pria+Tampan+Sistem+Imunnya+Lebih+Kuat'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/pria-tampan-sistem-imunnya-lebih-kuat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Plafon Rumah, Tewas Tersetrum</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/perbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/perbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 08:50:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[Plafon]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Tersetrum]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2441</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Seorang tukang bangunan tewas tersetrum aliran listrik saat tengah membetulkan plafon rumah di Jalan Batu Ampar No. 77A RT 08 RW 05, Kramat Jati, Jakarta timur. Diketahui, sang korban bernama Ahmad Zarkasih (38), warga Gg Pelita, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Menurut salah seorang tetangga, Nano (60), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> &#8211; Seorang tukang bangunan tewas tersetrum aliran listrik saat tengah membetulkan plafon rumah di Jalan Batu Ampar No. 77A RT 08 RW 05, Kramat Jati, Jakarta timur. Diketahui, sang korban bernama Ahmad Zarkasih (38), warga Gg Pelita, Pasar Rebo, Jakarta Timur. </p>
<p>Menurut salah seorang tetangga, Nano (60), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di teras rumah milik H Arse yang merupakan agen iklan media masa. &#8220;Dia lagi betulin plafon rumah, lagi masang triplek, mungkin palunya nggak pas, yang dibobok kasonya kena kabel,&#8221; ujarnya kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu (22/2/2012). </p>
<p>Peristiwa tersebut sempat mengagetkan warga sekitar karena lokasi rumah berada di pinggir jalan permukiman. Pria yang kerap dipekerjakan di rumah tersebut pun terpental dan jatuh dari ketinggian dua meter. &#8220;Dia duduknya di atas pagar, terus jatuhnya kesini nih,&#8221; kata Nano sambil menunjukkan lokasi jatuhnya. </p>
<p>Pria malang tersebut pun diketahui langsung tewas di lokasi kejadian dengan lidah terjulur keluar. Jenazah Ahmad yang saat bekerja memakai kaos berwarna oranye dan celana panjang krem berkantong tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Kampung Tengah dan langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarga untuk disemayamkan. </p>
<div class="shr-publisher-2441"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fperbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html' data-shr_title='Perbaiki+Plafon+Rumah%2C+Tewas+Tersetrum'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fperbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2Fperbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html' data-shr_title='Perbaiki+Plafon+Rumah%2C+Tewas+Tersetrum'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/perbaiki-plafon-rumah-tewas-tersetrum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1 Juta Profesional Terdaftar di LinkedIn Indonesia</title>
		<link>http://www.hariini.info/2012/02/22/1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html</link>
		<comments>http://www.hariini.info/2012/02/22/1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 08:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[LinkedIn]]></category>
		<category><![CDATA[Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Terdaftar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hariini.info/?p=2439</guid>
		<description><![CDATA[Pendiri Linkedin Reid Garrett Hoffman (tengah) dan CEO Jeff Weiner (kedua dari kanan) saat penawaran saham perdana di the New York Stock Exchange, 19 Mei 2011. KOMPAS.com &#8211; Situs jejaring sosial untuk para pekerja, LinkedIn mengumumkan anggotanya telah melampaui satu juta profesional di Indonesia. Saat ini, Linkedln memiliki anggota lebih dari 150 juta anggota di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><img src='http://www.hariini.info/wp-content/uploads/2012/02/wpid-2028402620X310.jpg' class='' width='480' height='240'/> Pendiri Linkedin Reid Garrett Hoffman (tengah) dan CEO Jeff Weiner (kedua dari kanan) saat penawaran saham perdana di the New York Stock Exchange, 19 Mei 2011.
<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Situs jejaring sosial untuk para pekerja, LinkedIn mengumumkan anggotanya telah melampaui satu juta profesional di Indonesia.</p>
<p>Saat ini, Linkedln memiliki anggota lebih dari 150 juta anggota di seluruh dunia dan terdapat lebih dari 25 juta di kawasan Asia Pasifik.</p>
<p>Pengumuman itu menyusul peluncuran LinkedIn dalam Bahasa Indonesia pada bulan Desember 2011.</p>
<p>Setelah peluncuran situs berbahasa lokal itu, jumlah grup LinkedIn dalam Bahasa Indonesia telah bertambah dua kali lipat menjadi lebih dari 700 grup.</p>
<p>&#8220;Mencapai satu juta anggota dua bulan setelah peluncuran situs dalam Bahasa Indonesia adalah prestasi yang penting yang menunjukkan bahwa profesional di Indonesia tertarik untuk membangun citra profesional secara online di LinkedIn,&#8221; kata Clifford Rosenberg, Managing Director LinkedIn Australia, Selandia Baru dan Asia Tenggara dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (21/2/2012).</p>
<p>Dengan penambahan anggota baru yang sangat cepat &#8211; lebih dari dua anggota per detik di seluruh dunia -  LinkedIn secara global ini memungkinkan  profesional di Indonesia untuk mencari dan terhubung dengan kontak bisnis dan menunjukkan kemampuan mereka kepada semua orang di seluruh dunia.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa data menarik tentang keanggotaan LinkedIn di Indonesia:</p>
<p>Tiga industri teratas di Indonesia yang memiliki jumlah keanggotaan di LinkedIn dengan pertumbuhan tercepat adalah:</p>
<p>Minyak dan EnergiTelekomunikasi danTeknologi Informasi &#038; Jasa
<p>Tiga perusahaan di Indonesia dengan jumlah karyawan terbanyak yang terdaftar di LinkedIn adalah:</p>
<p>Ayatama Energi Trisco NusantaraBank Internasional IndonesiaTelkomsel
<p>Tiga nama belakang yang paling banyak digunakan oleh profesional di Indonesia adalah:</p>
<div class="shr-publisher-2439"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:right;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='standard' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2F1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html' data-shr_title='1+Juta+Profesional+Terdaftar+di+LinkedIn+Indonesia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2F1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='standard' data-shr_count='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fwww.hariini.info%2F2012%2F02%2F22%2F1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html' data-shr_title='1+Juta+Profesional+Terdaftar+di+LinkedIn+Indonesia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->Kunjungi http://hariini.info untuk berita terupdate!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hariini.info/2012/02/22/1-juta-profesional-terdaftar-di-linkedin-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  www.hariini.info/feed ) in 1.40919 seconds, on Feb 23rd, 2012 at 4:33 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on Feb 23rd, 2012 at 5:33 am UTC -->
