Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pagi ini Mahkamah Agung menggelar Regional Workshop on Judicial Integrity in Shoutheast Asia dalam rangka melakukan reformasi yudisial se-Asia Tenggara.
Acara yang digelar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2012) ini didasari atas kelemahan-kelemahan sistemik dalam peradilan, seprti kurangnya langkah-langkah transparansi dan akuntabilitas serta tidak efektifnya sistem pengawasan.
Selain itu didasari pula oleh kurangnya fasilitas, infrastruktur dan rendahnya gaji hakim sehingga mendorong terjadinya korupsi.
“Kita sadari peradilan berintegritas yang menjadi harapan belum teruwujd. Ada masalah yang harus dibenahi dan menjadi masalah bersama,” ujar Ketua KY Eman Suparman dalam pidatonya.
Oleh karena itu, pertemuan Judicial Integrity Group ini akan memaparkan perkembangan terbaru dan pendekatan paling mukhtahir mengenai implementasi prinsip-prinsip Bangalore di negara-negara ASEAN.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah Ketua Mahkamah Agung Wilayah ASEAN dan Asia Pasifik. Sebagai tuan rumah, Ketua Mahkamah Agung Indonesia, Harifin A Tumpa dan Ketua KY Indonesia, Eman Suparman juga menghadiri acara ini.










